Ngepet....kembali Sumi memaki dalam hati ketika bayi dalam kandungannya seolah menggaruk- garuk dinding rahimnya. Mendatangkan rasa ngilu dan geli yang membuatnya ingin kembali ke kakus umum berjarak 200 meter untuk melegakan kantong kemih nya yang kembali kram...
Hhhmmm...apa yang akan aku lakukan kelak dengan anak-anakku ini? Lelaki jahanam yang telah membuatku bunting untuk yang ketiga kalinya seolah tidak peduli dengan nasib aku dan anak-anakku. Yang ada dalam otak dan pikirannya yang kosong serta tolol itu, hanya bagaimana cara untuk bertahan lebih lama di meja taruh, dengan bau minuman tuak di setiap hembusan nafasnya, serta lonte-lonte yang selalu siap menghisap kemaluannya di bawah meja bilamana ia menang dalam permainan judi itu...itulah suamiku...dan ayah anak-anakku....
suami yang aku nikahi sembilan tahun silam. Aku tidak menyesali telah menikah dengannya. Tidak ada paksaan dari orang tua untuk mau dengannya. Tidak ada hutang piutang orang tuaku yang impas asalkan aku menerima pinangannya seperti yang terjadi pada Siti Nur Baya. Dia juga tidak semenjijikkan si tua bangka datuk maringgih. Dia muda, tampan,menarik dan juga pintar...
dulu aku mencintainya....
ingatan ku kembali ketika akhirnya dia melamarku dan menikahiku. Ia sedikit berubah saat itu. Dia lebih memilih pulang ke rumah sepulangnya bekerja di banding berkumpul dengan teman-temannya di meja judi...terang saja...kita baru menikah...
Sudah pasti melucuti pakaianku dan menunggangiku lebih menarik daripada kongkow-kongkow dengan sahabat judinya. Aku pun lebih memilih tinggal di rumah menunggu dia pulang ketimbang bergunjing dengan teman-temanku yang pekerjaannya tak ada selain ngomongin orang. Aku lebih rela menghabiskan keringat dan tenagaku di atas ranjang dengannya...setiap hari kita bercinta. Harus aku akui anak pertamaku adalah buah cinta dan birahi kami berdua yang paling nikmat...dulu aku mencintainya...
Thursday, January 8, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

waktu pacaran atau baru nikah semuanya indah
ReplyDeletekalo jatoh pasti dibilang "sakit ya?sini aku obatin,kasiaannn".....
begitu udah lama and udah bosen,yang ada komentarnya "matanya kemana!!!!" and omelan2 yg lain